Pages

Subscribe:

Labels

Selasa, 22 Januari 2013

Mengganti Air


Tujuan dari mengganti air di akuarium adalah untuk mengurangi produk limbah, surplus nutrisi terakumulasi di dalam air. Zat-zat berasal dari makanan, bahan kotoran, tanaman yang mati yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan dalam akuarium.

Selama start-up, akuarium sangat rentan terhadap akumulasi produk limbah dan nutrisi. Hingga perubahan 50% dari air dua kali per minggu dalam 3 minggu pertama menjamin air bersih. Kemudian, ketika keseimbangan biologis dicapai dalam akuarium, akuarium kurang rentan terhadap akumulasi. Oleh karena itu, perubahan mingguan air approx. 30% dirasa sangat memadai, dan akuarium juga akan mampu menangani 2-3 minggu tanpa penggantian air. berdasarkan pengalaman, Untuk tank nano lebih sering ganti air, dikarenakan perubahan suhu lebih labil, saya sarankan untuk pemula lebih baiknya menggunakan tank yang lebih besar. Untuk penggantian air bisa dilakukan 30%-60%, dilakukan minimal seminggu sekali 1 kali penggantian air. Langkah - langkahnya bisa dilakukan dengan cara berikut ini:

1) Bersihkan kaca dengan spons lembut dan / atau squeegee.

2) Matikan pompa dan pemanas, bersihkan jika peralatan kotor..

3) Siapkan ember, di mana air dapat dijalankan (misalnya langsung ke outlet ke keran).

4) Letakkan ujung selang ke dalam akuarium dan menyedot. Setelah itu, prinsip menyedot akan melakukan sisanya. Sebuah selang taman dapat dengan mudah digunakan.

Jumat, 18 Januari 2013

Reddish stem plants

Seringkali kita menemukan tanaman batang berdaun merah, dari yang mudah hingga yang sulit ditumbuhkan, bahkan sulit untuk hidup. Kenapa?, Karena mereka membutuhkan proses yang lebih panjang dan intense dalam berfotosintesis untuk mengeluarkan warna optimal, ditambah lagi kebutuhan tersendiri yang lebih dari tanaman batang berdaun hijau biasa.
 Namun, seringkali beberapa jenis tanaman menyesuaikan pertumbuhannya dengan lingkungan sekitar, seperti yang sering kita jumpai, sebuah jenis stem plant yang memiliki daun berwarna merah (yang selanjutnya akan kita sebut Reddish Stem Plant), akan berubah menjadi hijau apabila lingkungan kehidupannya tidak mendukung, misalnya Rotala rotundifolia akan menjadi hijau apabila kebutuhan Lighting (pencahayaan), Fertilizers (pupuk), CO2 (Karbondioksida), serta faktor lainnya yang tidak maksimal.

Banyak berbagai macam cara dalam membuat stem plant berdaun merah, seperti memenuhi kebutuhan lighting yang mirip atau serupa dengan spectrum matahari. Umumnya Reddish Stem Plant membutuhkan spectrum warna yang lengkap dari lighting. Namun, akan lebih efisien apabila menggunakan spectrum biru dan merah maroon. Inilah alasan mengapa ada pendapat yang mengatakan bahwa lampu yang memiliki Kelvin lebih tinggi dapat membantu meningkatkan warna merah pada Reddish Stem Plant. Tentu saja dalam hal ini, saya tidak membicarakan mengenai produk lampu khusus aquarium, atau pun reef tubes, tapi lebih kepada lampu secara umumnya.